Syndrome One-it-is dan cara menghadapinya…(ketakutan mengahadapi cwek cantik..ato cwek yang di cintainya) 90% repost.

Syndrome One-it-is dan cara menghadapinya…

Buat sebagian orang, perempuan adalah mahluk yang menakutkan.

Serius… teman aku di Medan nanya ke aku… Bro, gimana sih caranya ngehilangin gugup sama gebetan. Kok aku gak pernah pede sih ketika ketemu dia. Salting terus, serem aku dekat dia. Padahal di telepon biasa aja tuh… gimana neh?

Hahaha…

Pengalaman yang pasti pernah dialamin sama semua cowok. aku tahu itu, aku juga sebagai cowok normal pasti pernah ngalamin bahkan sering. Bayangin dada kamu berdegup kencang ketika ngelihat matanya, tangan kamu gemetar ketika bersalaman dengannya, keringet dingin mulai keluar dari pori dan pikiran kami seketika blank ketika mencium bau parfumnya… gila, kamu salting depan dia! Dasar setan! Serasa pingin mati saja.

Selamat, kita baru saja kena sindrom “ONEITIS“. Ini adalah sindrom kejiwaan akut yang paling dibenci tiap cowok yang lagi PDKT sama cewek yang dia idamkan. Apa yang salah? Gimana cara ngatasinnya?

Ini yang bakal kita bahas. aku bakal coba ngasih trik simpel to work it out… trik ini adalah apa yang aku praktekin dan coba praktekin ketika berhadapan dengan sindrom ini (walaupun belum berasil :D). Hope this will works also for you guys!

Pertama ayo kita DIAGNOSIS dulu apa masalahnya.

Oke, aku kasih tahu…..

Menurut aku, masalah yang biasa terjadi adalah kamu butuh sama tuh cewe… terus kamu mengharap ke dia.

Akibatnya muncullah sindrom akut oneitis yang disertai gejala :

1. kita mengalami halusinasi akut. Akibatnya kita menganggap dia sebagai satu-satunya cewe terbaik yang bisa kita dapatin atau cewek yang kita suka. Pasangan jiwa kita. She’s the one. The One-It-Is (dialah satu-satunya).
2. Akibatnya, kita seringkali mikirin dia, susah makan, susah tidur. kita hanya bisa mengkhayal kita bisa dekat dia terus. Kita bertekad akan berusaha sekuat tenaga ngejar dan dapatin dia. Apapun yang terjadi dia harus jadi milik kita.
3. Sialnya, pikiran kayak gini juga ngefek ke kita sendiri. Entah kenapa, karena kita ingin dapatin dia kamu malah sering salting dan gugup depan dia. Hal ini terjadi karena sebenarnya kita takut kehilangan dia. kita takut doing something wrong yang bakal bikin dia ilfeel dan ninggalin kita.
4. Pada tingkat yang lumayan parah, sindrom ini disertai dengan perasaan rendah diri yang aneh. kita ngerasa kurang ganteng, kurang tinggi, kurang tajir, kurang pintar, kurang baek buat dapatin dia, buat jadi cowo dia. Apalagi saingan kita anak gaul naik Mercy semua. kita dah jiper sendiri. kita ngerasa gak yakin apakah kita bisa ngedapatin dia dengan diri kita sekarang.
5. Tingkat yang lebih akut lagi terjadi jika ternyata kita sama sekali belum pernah ngobrol atau kenal nih cewek. kita cuman liat dia dari jauh dan cuman bisa ngiler doang (baca: “mengagumi”) ketika liat dia.
6. Efek nyatanya seringkali kita malah gugup, kamu jadi jaim atau pendiam di depan dia. Atau bisa juga malah salting. Fokus kacau. Pikiran blank karena binggung pingin ngomong apa.takut kalau salah ngomong dia marah dan lalu dicuekin.

Sebenarnya gejala, terutama gejala awal seperti halusinasi bahwa dia adalah pasangan terbaik dan takut kehilangan dia, diatas merupakan gejala yang sama yang dialami oleh orang yang mengidap sindrom kelepek-kelepek terutama karena terjangkit penyakit cinta. Yang menjadi masalah, bila dalam penyakit cinta sindrom itu diidap oleh kedua belah pihak, maka dalam sindrom one-it-is, gejala itu hanya diidap oleh satu pihak saja.

BUSHYEET!!!

Gila. Siapapun yang mengidap penyakit itu sudah kalah sebelum bertarung! Dia sudah keburu mengidap penyakit kelepek-kelepek sebelum berhasil bikin lawan kelepek-kelepek!!!

Selamat, kalau semua gejala diatas terjadi sama kamu, berarti lu memang kena one-it-is yang akut.

Oke, sekarang gimana cara ngatasinnya?

Rahasia sebenarnya, sindrom oneitis bukanlah penyakit biasa. Sindrom oneitis adalah gejala kejiwaan yang berkaitan erat dengan pikiran. Sindrom ini kadang sedemikian akut sampai PUA jago macam Style dan Mystery sendiri ngomong : “Kalau kita kena sindrom one-it-is sama satu cewe, segera tinggalin cewe itu. Cari gebetan baru sesegera mungkin!”

Oke, itu nasihat ekstrim! Pertolongan terakhir ketika tiap usaha gagal dan kalau kita ke dokter pun kita gak bakal dapat hasil apa-apa. Tapi tenang, ada usaha lain kok… dan inilah yang akan kita bahas dalam postingan ini :

1. Hilangin halusinasi kita bahwa dia adalah cewek istimewa! Sadar bung!!! Dia bukan malaikat, bidadari khayangan atau tuan putri dari surga!!! Dia hanyalah cewe biasa, manusia biasa just oridnary people. Dia gak menanti orang yang memujanya bagai bidadari. Dia menanti pangeran penakluk hatinya. Would you be the one?

2. kita pikir dia adalah cewe paling cantik/lembut/pintar/keibuan/anggun/seru yang pernah kita temui? tapi terkadang itu pemikiran yang salah. Sebab dia bukanlah satu-satunya cewe di muka bumi. Dan ingat pepatah lama : [i]“Diatas langit masih ada langit!”[/I] dan aku berani jamin detik ini juga kita bakal bisa nemuin cewe yang lebih cantik/lembut/pintar/keibuan/anggun/seru dibanding dia. Sadar bung. Ada 6 milyar manusia di muka bumi dan separuhnya adalah cewek. Kalau kita pikir kita gak bisa nemuin satu aja yang lebih baik dari dia… jawabnya… boong amat! Sadar man! She’s just another pussy in this world of pussies!

3. Seperti dikatakan sebelumnya. Dia juga manusia biasa. Jadi kalau kita pikir bahwa cuman kita doang yang bisa gugup, salting dan insecure dengan diri lu sendiri, maka kita salah! Cewek juga bisa gugup dan insecure dengan dirinya sendiri. Dalam banyak kasus aku pribadi malah ngerasa kalau insecurity cewek kadang lebih parah dibanding cowo. Maka jangan heran sampai ada yang ngomong kalau cewe itu mahluk yang rapuh dan sensitif.

Contoh paling sederhana deh. Penampilan. Nyaris semua cewe yang kita jumpai gak pernah ngerasa puas dengan penampilannya. Jika badannya langsing jangkung seperti supermodel, maka dia seringkali merasa kalau terlalu kurus dan ingin gemuk. Namun jika badannya sexy bohay dan berisi, dia malah merasa terlalu gemuk dan ingin kurus. Inilah anehnya cewe. Tidak heran cewek senang sekali dandan. Berusaha berpenampilan secantik dan semenarik mungkin yang dia bisa. Kalau masih gak percaya omongan yang diatas, coba sekali-kali ketika ketemu cewe paling cakep yang kamu liat hari ini, kamu kasih komen aja: “rambut kamu lucu ya, kusut gitu”. Pasti dia bakal rada shock… sambil nanya yang bikin rambutnya aneh apa. Kalau ada kaca mungkin dia sudah ngaca dan berusaha membetulkan penampilannya. Yup, itulah cewe!

So there’s still point to be insecure about yourself? Buat gak pede sama diri lu sendiri?
4. Simple Trick : Instead of thinking her awesomeness, think the opposite. Ini trik favorit aku. Kalau kita biasa mikirin betapa cantik/lembut/baiknya dia… coba pikirin kebalikannya. Cari kelemahannya. Mungkin kita bakal terkejut kalau kita berpikir dengan cara ini, maka tiba-tiba sang dewi berubah menjadi manusia biasa di hadapan kita. kita bakal tiba-tiba tersadar kalau nih cewe hidungnya terlalu besar dibanding matanya. Kakinya terlalu kurus hingga malah keliatan kayak jangkrik (kejadian nyata : muncul di kepala aku ketika liat Luna Maya pakai leggings!). Kulitnya mungkin terlalu pucat atau udah turun (alias bermutu-bermuka tua). Atau masih suka pake cede yang ada gambar kartunnya kayak anak kecil padahal umur udah kepala 2. Sekali lagi dikata. Dia hanya manusia biasa Bung!

Itu trik yang suka aku gunakan ketika berhadapan dengan sindrom oneitis. Intinya kita harus sadar diri kalau kita hanya berhalusinasi. kita cuman berkhayal tentang malaikat, bidadari khayangan atau tuan putri dari surga yang sebenarnya gak ada. Yang ada ya hanyalah manusia biasa, sama kayak kita semua. Jadi sebenarnya kita gak punya alasan buat gugup, salting atau takut kehilangan dia. Kalau dia pergi mang kenapa. Toh kita bisa cari yang lain kok.

Ya gak?

Written by Fox_Lyan (with minimum editing)

2 thoughts on “Syndrome One-it-is dan cara menghadapinya…(ketakutan mengahadapi cwek cantik..ato cwek yang di cintainya) 90% repost.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s